Malam ini, ketika membaca beberapa cuitan di salah satu media sosial, tiba-tiba saya merasa bersyukur… 

Saya bersyukur memiliki Tuhan yang menyatakan diri-Nya melalui Firman-nya… Firman yang tak memerlukan ahli tafsir untuk memahaminya. Firman yang dapat diterjemahkan dalam banyak bahasa agar dipahami sebanyak mungkin orang. Firman yang isi keseluruhannya tak perlu sekedar dihafal di luar kepala, tapi perlu dimaknai, dipahami dan dilakukan.

Saya bersyukur memiliki Firman Tuhan yang memperkenalkan saya tentang Tuhan, dalam bahasa yang mudah kami pahami. Firman Tuhan yang relevan untuk tiap jaman, praktis untuk kehidupan sehari-hari, tak bertentangan satu dengan lainnya.

Bayangkan jika tidak,…maka kami akan hidup dalam gelap, menyebut diri beragama tapi tak memiliki pengertian… menyembah Tuhan yang besar tanpa mengenal Dia dan kehendak-Nya.

Saya bersyukur di dalam Firman Tuhan itu kami dapat menemukan panduan hidup yang jika dirangkum isinya semata-mata mengenai mengasihi dan melayani Tuhan dan sesama…karena Tuhan terlebih dahulu menyatakan kasihNya pada manusia.

Saya bersyukur ada penjelasan untuk tiap kebingungan, dalam kitab itu. Ada harapan untuk tiap keraguan, dalam kitab itu. Juga ada jawaban untuk tiap pertanyaan, dalam kitab itu…

Ya, malam ini, tiba-tiba rsa syukur saya memuncak… betapa beruntung saya mengenal-Mu, ya Yesus… Firman Tuhan yang menjadi manusia… Betapa beruntung saya memiliki-Mu… Bukankah semua orang yang mengenalMu dapat disebut…orang yang beruntung…

Advertisements