Holiday Day 5: Surprising Surprise Cave dan Keberuntungan


Kata siapa ketika kita menikmati hari maka waktu terasa cepat? Walaupun kami menyukai liburan ini, kami merasa bahwa hari Senin lalu terasa sudah lama sekali. Kami merasa bahwa ke Ho Chi Minh sudah begitu lama sekali. Satu minggu ini terasa begitu lama walau kami benar-benar menikmatinya.

Namun di lain pihak, ada rasa menyesal ketika tiba-tiba kita sudah sampai ke hari-hari terakhir, seolah masih banyak tempat yang masih harus dikunjungi, masih banyak hal yang harus dibeli.

Hari terakhir di Cruise kami manfaatkan sebaik-baiknya walau merasa pegal karena memanjat dan mendayung di hari sebelumnya.

Salah satu yang hebat tentang Pelican Cruise adalah usaha mereka untuk on time dan menjamin layanan Internasional. Mereka berusaha melarang penduduk lokal yang berasal dari floating village untuk berjualan kepada penumpang Cruise. Tapi tetap saja ada satu dua penduduk lokal yang mencoba berjualan. Mereka kebanyakan berjualan mutiara asli yang bentuknya tidak beraturan dengan harga 10 USD (tadinya 30 dollar, tapi kemudian dia menurunkan sendiri harganya hingga 10 dollar)
image

Jam 8.00 kami naik kapal kecil untuk ke Bo Hon Island. Di sana ada Surprise Cave, Gua terbaik di Halong Bay. Saat tiba di sana, sudah banyak turis yang menunggu pintu masuk di buka. Pemimpin boat kami, seorang wanita Vietnam mungil berkacamata bernama Ms.Tam membeli tiket untuk 30 orang dari Pelican 1. Cukup lama kami menunggu sebelum diijinkan masuk.

Ms.Tam berkata bahwa kami akan going up and down up and down di dalam gua itu dan akan keluar di sisi jalan satunya. Walau Mama saya merasa seram dengan istilah up and down, up and down, tidak ada pilihan baginya untuk ikut kami ke atas.

Ternyata memang perjalanan ke atas Surprise Cave tidak terlalu melelahkan. Selain tangganya tidak tetlalu banyak, dan naik-turun-naik-turun, pemandangan yang disuguhkan pun begitu luar biasa.
image

image

image

image
image

Ah, bahkan saya pikir foto-foto tidak akan sanggup menggambarkan keindahannya. Sesuailah nama yang diberikan padanya, Surprise Cave…

Menurut Ms.Tam (yang saya ikuti kemanapun agar dapat mendengarkan penjelasannya), bagian-bagian dalam gua tersebut merupakan temple tempat masyarakat Vietnam mengharapkan keberuntungan.

Penjelasan di atas menurut saya cukup aneh mengingat tidak terlihat adanya simbol agama apapun. Lagipula, mengingat kebanyakan negara komunis melarang rakyatnya menganut agama tertentu, agak aneh jika mereka tetap mengharapkan good luck. Siapa yang mereka harap dapat memberi mereka keberuntungan?

Surprise Cave merupakan hidangan penutup yang luar biasa untuk sebuah perjalanan wisata di Halong Bay. Dari Surprise Cave, kami kembali ke kapal untuk bersiap-siap kembali ke darat dan makan siang.

image

image

image

Setelah menunggu sekitar setengah jam kami pun menempuh 3,5 jam lagi perjalanan darat untuk kembali ke Hanoi.

Seperti orang Indonesia lainnya, kami selalu merasa bahwa oleh-oleh dan belanjaan kami tidak pernah cukup. Jadi, kami kembali ke tempat kami membeli souvenir dua hari yang lalu, daerah sekitar Hoan Kim Lake.

Berbeda dengan hari sebelumnya. Kali ini kami menyempatkan diri untuk masuk ke Hoan Kim Lake dan berfoto.
image

Gerbang masuk Hoan Kim Lake memuat dua tulisan. Menurut om saya yang bisa membaca tulisan itu, terdapat tulisan umur panjang (di tempat saya berdiri) dan keberuntungan, di seberangnya. Biasanya orang-orang beragama Kong Hu Cu meminta kedua hal itu saat mengunjungi Hoan Kim Lake, umur panjang dan keberuntungan. Tapi kalau dipikir-pikir, bukankah itu juga yang diminta manusia lain. Bukankah kecenderungan manusia adalah menyenangkan dirinya? Pertanyaan yang saya diskusikan dengan adik saya adalah apakah keberuntungan atau umur panjang menjamin kebahagiaan?

Hoan Kim Lake adalah danau besar dengan restauran dan kedai kopi di sekitarnya. Jika ingin melewati jembatan merah keberuntungan, kita diminta membayar 10.000 VND. Well, untuk beruntung pun tidak gratis, ya kan?
image

Setelah menghabiskan Vietnam Dong yang kami miliki, kami pun kembali ke hotel untuk persiapan pulang besok… Walau seminggu ini terasa lama, tapi toh ketika pulang rasanya liburan kami terlalu singkat…

Besok jam 8 kami akan dijemput untuk ke Bandara dengan pesawat pk.11.10 ke Singapore. Need to rest… Bye…

Advertisements