Suatu fenomena ajaib yang saya amati terjadi di jaman sekarang adakah orang mulai melepaskan haknya untuk memiliki privacy. Jika dulu privacy merupakan kebutuhan, kini hanya merupakan sebuah kata kosong tanpa makna yang dijual murah.

“what’s on your mind” kata facebook dan”what’s happening”nya twitter merupakan dua pertanyaan yang masih dalam tahap wajar, setidaknya menurut pendapat saya. Walau akhirnya kedua kata ini pun disalah artikan oleh para drama queen dan drama king sebagai tempat curhat yang tidak pada tempatnya.

Pertanyaan yang belum bisa saya pahami gunanya adalah, “where are you now” dari foursquare. Saya tidak paham mengapa ada orang yang SENANTIASA membiarkan GPS melacaknya dan SENANTIASA memberitahukan keberadaan mereka. Tidak apa sekali dua kali dalam urusan bisnis atau pekerjaann..tapi jika SENANTIASA??

Dalam pemikiran saya yang terbatas ini, hanya ada dua kemungkinan mengapa orang seperti itu (selain kemungkinan bahwa orang itu hanya sekedar mencari perhatian saja), yaitu mereka ingin orang lain SELALU bergabung dengan mereka di manapun mereka berada, atau mereka hanya ingin show off (mungkin karena kurang perhatian atau sekedar menyombong).

Seorang teman mengomentari saya bahwa tiap orang punya hak untuk berekspresi.

Apakah benar tiap orang punya hak berekspresi di media sosial? (termasuk curhat tidak wajar di facebook dan twitter). Saya akan jawab dengan beberapa kata bijak berikut ini:

Amsal 10:21  Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.

Amsal 15:2  Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.

Amsal 18:2  Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya.

Hanya orang bodoh yang kurang akal budi, yang suka mencurahkan kebodohan dan membeberkan isihatinya.

Pertanyaan saya, termasuk kategori orang apakah Anda? bijak atau bodoh? Anda berhak berekspresi sebebas-bebasnya, tapi orang lain pun berhak menilai bagaimana Anda, bijak atau bodoh.

Bagi Anda yang suka berekspresi, ini mungkin bisa jadi bahan pertimbangan Anda :  
Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. Amsal 17:28

Advertisements