Pelajaran mahal dari orang yang menyebalkan


anger2Pernahkah Anda bertemu dengan orang yang mengesalkan Anda? Mereka begitu menyebalkan hingga menyita waktu Anda untuk ngedumel dan menyita perasaan dan pikiran Anda karena Anda begitu kesal dibuatnya.

Saya yakin Anda pernah, saya juga pernah. Orang-orang ini bisa saja seorang bawahan yang kurang ajar, atasan yang seenaknya, teman yang egois atau bahkan mungkin orang yang entah bagaimana memasuki hidup Anda dan gelagatnya langsung membuat Anda kesal. Orang ini mungkin self centered, suka bicara seenaknya, sembrono, suka menghakimi orang, atau bahkan selalu bicara hal-hal negatif hingga melelahkan telinga.

Ya, setiap kita pasti menemukannya. Ini terjadi entah karena chemistry yang tidak sesuai, atau mungkin juga karena perbedaan budaya / kebiasaan (atau bisa jadi karena orang itu memang menyebalkan).

Tahukah Anda bahwa ketika Firman Tuhan berkata “mengucap syukurlah senantiasa” itu berarti bahwa kita harus mengambil pelajaran dari setiap hal yang terjadi dalam hidup kita, dan bersyukur untuk itu karena akan menjadikan kita orang yang lebih baik (bukannya mengucap syukur karena ada orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita…itu jahat sekali).

Bertemu orang yang menyebalkan merupakan salah satu alasan paling bagus bagi kita untuk bersyukur. Tentu saja bukan karena kita jdi merasa bahwa kita orang yang menyenangkan setelah bertemu mereka, namun karena kita memiliki kesempatan untuk mengambil banyak sekali pelajaran dari mereka.

Baik, saya akan beritahu Anda pelajaran apa saja yang Anda dapatkan ketka bertemu orang menyebalkan:
1. Anda mendapat kesempatan untuk mempraktekkan kesabaran
Apa Anda pernah berdoa meminta kesabaran dari Tuhan? Ya, dia menjawabnya dengan mengirimkan orang-orang menyebalkan ini dalam hidup Anda.

2. Anda mendapat kesempatan untuk mengerti arti toleransi.
Ketika Anda bertemu orang menyebalkan, Anda akan mengetahui keunikannya dan menyadari bahwa setiap orang memiliki karakteristik berbeda.

3. Anda mendapat kesempatan untuk introspeksi dan belajar sifat-sifat atau karakteristik yang membuat orang lain sebal. Hati-hati dengan sifat Anda juga, jangan sampai Anda juga ternyata membuat orang lain sebal.

4. Anda mendapat kesempatan untuk mengagumi kesabaran Tuhan. Anda kesal dengan sikapnya yang menyebalkan? Menurut Anda, Tuhan bagaimana menghadapi kita?

Jadi, lain kali Anda menemukan orang menyebalkan, tarik nafas sejenak dan katakan pada diri Anda, “mari belajar hari ini!”

Advertisements