Hal-hal yang disesali sepulang liburan


Setelah liburan, pasti ada saja hal-hal yang kita sesali, yang kita tahu pada saat liburan bahwa kita akan menyesalinya tapi tetap tidak kita hindari, dan akhirnya memyesal juga (bingung ?). Hal yang paling sering disesali adalah mengenai belanja, entah itu “argggh, tau gitu ga usah beli, di sini juga banyak, lebih murah” atau “argggh, harusnya beli lebih banyak…”

Hal lain yang disesali adalah mengenai tempat yang dikunjungi dan pengaturan waktu. Kira-kira seperti ini, “harusnya kita ke tempat anu dulu baru ke anu jadi ga buang waktu” atau “nyesel ya ga ke sini”.

Berikutnya adalah bawaan. Menyesal terlalu banyak bawa baju, menyesal bawa tas terlalu / kurang besar, menyesal karena tidak pesan bagasi…

Saat ini yang saya sesali adalah mengenai belanja… menyesal tidak membeli beberapa barang murah yang dapat digunakan di sini, menyesal tidak membelikan anak didik saya oleh-oleh yang lebih bagus, menyesal tidak membelikan adik saya oleh-oleh, menyesal karena kurang banyak beli dendeng…

Tapi, mungkin itu artinya saya harus kembali suatu saat… khusus untuk belanja haha… siapa mau ikut?

Dan, penyesalan setelah liburan itu hal biasa,… pada saat liburan kita tahu bahwa kita akan menyesali beberapa hal… tapi toh hidup itu pilihan, dan waktu terus berjalan. Seringkali, kita terpaksa memilih sesuatu yang kelak akan kita sesali. Saya membawa tas terbatas sehingga sangat memilih dalam belanja (namun tetap saya menyesal karena sebuah hiasan rambut untuk anak didik saya dan casing camera untuk adik saya seharusnya masih muat).

Hari ini saya pendek saja membuat post, besok saya akan menulis post tentang rencana saya di tahun 2013… sekarang saya mau berpikir dulu…

Advertisements