Sesuai janji saya kemarin, hari ini saya akan menceritakan pemikiran saya tentang serigala berbulu domba, yang saat ini mungkin sama banyaknya dengan domba berbulu serigala.

Kalimat serigala berbulu domba mungkin diambil dari Alkitab, Matius 7:16-17, ketika Yesus mengingatkan murid-muridNya untuk mewaspadai nabi palsu yang menyamar seperti domba, padahal mereka serigala. Istilah serigala dan domba adalah istilah yang banyak dipakai oleh Alkitab. Salah satu ayat terkenal lainnya adalah ketika Yesus menjelaskan bahwa kita, murid-murid-Nya diutus seperti domba di tengah serigala.

Apa sebenarnya serigala, dan apa itu domba?

image

Serigala diasosiasikan dengan hewan licik pemangsa. Anda bisa melihat contohnya di komik donal bebek, di mana Midas berusaha mengelabui 3 babi cilik yang pintar untuk memangsa mereka. Atau di cerita si kerudung merah yang dikelabui serigala. Serigala juga dijadikan ide untuk cerita manusia serigala yang suka menyantap manusia.

image

Sementara domba diasosiasikan sebagai hewan bodoh yang tidak bisa sendiri, membutuhkan gembala dan memiliki ketulusan tinggi. Domba berbeda dengan kambing. Domba benar-benar tidak dapat ditinggalkan sendiri, harus dituntun, dibawa ke padang hijau, mata air, diobati dengan minyak….

Apa saya membuat Anda bosan dengan penjelasan tentang domba dan serigala? Mudah-mudahan tidak…

image

Baik, kita lanjutkan…, serigala berbulu domba kurang lebih sama seperti serigala yang menyamar menjadi nenek dalam kisah si kerudung merah. Untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya, serigala berpura-pura baik dengan bertutur kata halus dan lembut. Saat domba lengah… HAP, langsung jadi santapannya.

Bukankah kita banyak menemukan yang seperti ini di berita-berita kriminal dan film-film? Banyak orang jahat memanfaatkan orang baik dengan berpura-pura baik. Mereka memiliki tampang polos dan tak berdosa dengan tutur kata manis dan lembut, membuat siapapun dapat mempercayainya. Mereka memiliki ajaran yang seolah-olah benar, padahal menyesatkan.

Disambungkan dengan tulisan saya kemarin, serigala berbulu domba adalah mereka yang memiliki motif tersembunyi yang kurang (atau tidak) baik yang melatarbelakangi suatu tindakan yang baik.

Kesulitannya adalah membedakan serigala dan domba dalam suatu kawanan. Mungkin serigala sudah berlatih mengembik sehingga kita tidak dapat membedakannya dengan domba lain… mungkin serigala bersedia makan rumput sehinga kita pun sulit membedakannya dengan domba.

Lalu bagaimana?

Apa yang Firman Tuhan sarankan? “Dari buahnyalah kamu bisa mengenal mereka”. Buah di sini berarti “sesuatu yang dihasilkan”.

Analisa setiap perkataan yang diucapkan orang pada Anda… minta Tuhan memberi Anda hikmat. Jangan keblinger dengan pemberian-pemberian dan pujian setinggi langit, minta Tuhan memberi Anda hikmat…  Analisa perbuatan mereka, apakah mereka melakukan kehendak Bapa di Surga ? (Matius 7:20-21). Sekali lagi, minta hikmat Tuhan.

image

Mungkin Anda belum pernah mendengar ini… beberapa domba mengenakan bulu serigala… Ada beberapa kasus di mana domba mengenakan bulu serigala. Domba berbulu serigala adalah mereka yang melakukan hal-hal buruk padahal mereka tahu seharusnya mereka tidak melakukannya.

Salah satu ciri khas domba adalah, mereka harus berada dalam sebuah kawanan. Domba berbulu serigala adalah mereka yang kesepian. Kasus pertama adalah domba yang ingin diterima kawanan serigala. Saya sering menemukan seorang remaja yang baik ingin populer dengan cara yang salah. Mereka ingin diterima kelompok yang salah dengan cara yang salah.

Saya kasihan dengan remaja seperti ini. Mereka benar-benar berusaha hingga seringkali melawan orangtua untuk diterima kelompok itu. Jika Anda saat ini sedang terjebak dalam pakaian serigala Anda… saya beritahu, tidak ada kebaikan dengan berada di lingkungan serigala. Segera tanggalkan jubah serigala Anda dan carilah kawanan domba yang dapat menerima Anda.

Cara termudah adalah, datanglah pada Gembala Agung… Dia akan mengarahkan Anda ke kawanan yang tepat di mana Anda akan diterima dan bertumbuh.

Kasus kedua adalah domba yang mengenakan bulu serigala dengan alasan “Disuruh Tuhan” atau mengemban misi dari Tuhan. Patut diingat ketika Tuhan mengutus kita seperti DOMBA di tengah serigala, Ia tidak bermaksud agar kita menyerupai serigala. Kita tetap dombaNya tanpa perlu menyamar menjadi serigala.

Banyak pelayan Tuhan pada akhirnya terjebak dalam dunia serigala ketika mereka berusaha menyelamatkan domba lain yang menjadi tawanan serigala dengan menyamar menjadi serigala. Hey! Anda bukan James Bond atau anggota tim Mission Impossible.

Untuk menyelamatkan tawanan serigala, yang perlu Anda lakukan adalah meminta hikmat dan kekuatan Tuhan…dan tetap menjadi domba. Jika Anda menyamar jadi serigala, ada kemungkinan domba yang ingin Anda selamatkan tidak dapat membedakan Anda dan penawan mereka. Ada juga kemungkinan Anda terjebak dalam kawanan itu atau merasa nyaman dengan bulu serigala itu…

Kesimpulan dari tulisan panjang ini, Anda adalah dombanya Tuhan… hati-hati dengan serigala yang mengintai Anda, yang mungkin mengenakan jubah domba…. dan jangan sekali-kali main-main dengan menyamar jadi serigala… percayalah, jubah itu tidak cocok untuk Anda.

Advertisements