Sesuatu yang masih jadi bahan pemikiran saya sampai sekarang. Sejak berbicara dengan seorang Doctor yang mempelajari gelombang secara khusus tadi sore…

Tahukah Anda jika otak manusia itu bereaksi terhadap gelombang tertentu. Khususnya otak kecil (biasa disebut bawah sadar)… Maksudnya reaksi bagaimana? ketika manusia marah, maka ia akan mengeluarkan gelombang yang berbeda dengan gelombang yang dikeluarkannya saat ia senang. Jika aturannya dibalik… jika gelombang itu diteliti, dan dengan frekuensi yang sama, misalnya, gelombang marah dikembalikan kepada orang yang tidak marah, apa yang terjadi? jawabannya…orang itu akan menjadi marah.

Ini sudah diteliti lho… Beberapa organisasi menggunakannya…

Mall yang ingin tempatnya penuh, memutar lagu dengan frekuensi gelombang tertentu yang membuat orang betah tinggal berlama-lama dan bahkan merasa sukacita sehingga membeli lebih banyak…

Sekolah yang ingin anaknya belajar rajin di sekolah, merasa segar dan bersemangat, memutar bunyi-bunyian dengan frekuensi gelombang tertentu yang membuat muridnya lebih semangat.

Pernahkah Anda merasa tidak enak ketika seorang masuk ke ruangan ketika Anda sedang bicara dengan orang lain… Dan ternyata ketika Anda lihat, orang itu lagi kesal… Mungkin kebanyakan orang mengatakan auranya tidak baik. Tapi secara ilmiah, orang itu mengeluarkan gelombang yang buruk dari otaknya.

Atau sebaliknya, pernahkah Anda merasa tersemangati atau ikut merasa semangat ketika seorang dengan sukacita masuk ke ruangan di mana Anda sedang berada bersama beberapa orang lainnya. Orang itu tengah mengeluarkan gelombang sukacita.

So, apakah kita menjadi penyalur sukacita atau rasa bete untuk lingkungan kita?  Thats the big Question!!

Advertisements