Sebenernya bisa murah!!


Hari ini ngobrol sama seorang jenius bernama Pak Ahmad… Kalau dari kacamata saya, dia itu Einsteinnya jaman sekarang, mungkin juga Thomas Alva Edison. Masalahnya bukan soal kepintaran, karena saya yakin banyak orang jaman sekarang yang juga pinter-pinter… tapi masalah ide dan berpikir out of the box..

Saya kasih beberapa contoh dari temuannya ya… yang bisa dimengerti aja (di antara banyak temuan lainnya yang bikin pusing karena rumit)

  1. Dia menemukan belajar asik untuk anak kelas 5  – 3 SMA…di mana semua bisa dipelajari dari komputer, bahkan belajar menggunakan mikrometer sekrup dengan layar sentuh…. bunyi puterannya sama persis
  2. Dia temuin juga alat pemecah kode berbagai software
  3. Cara bikin animasi termudah
  4. koding dengan bahasa indonesia
  5. Pembangkit listrik tenaga angin (bukan angin gelebug, tapi angin sepoi-sepoi, bisa menghasilkan hingga 2000 kwh)
  6. Penangkap sinyal yang bisa memperbesar gelombang sinyal sampe ke tempat yang jauh…dengan penemuannya ini, bahkan pulau terpencil bisa pake internet

Jadi inget ada orang bilang, sebenarnya satu ide itu bisa dimiliki banyak orang, tapi hanya satu yang bisa mencetuskannya, yaitu dia yang berani mengambil langkah berani merealisasikannya.

kalau sampe penemuannya bisa diterapkan di Indonesia, wah…rakyat bisa makmur…gak usah bayar listrik mahal-mahal, pembangunan bisa merata, bahwa pulau terpencil bisa berkomunikasi dan pintar…. See…dari segi telekomunikasi, listrik, pendidikan, ekonomi…semua diselamatkan…

Tapi sayangnya ide-idenya yang luar biasa itu belum bisa diterapkan di negara tercinta ini (dia malah lebih dulu berhasil mengaplikasikannya di negara-negara lain, seperti belanda, thailand, dll)… Alasannya bukan karena infrastruktur yang kurang, tapi… “bahaya buat kantong saya”… Makin sedikit kemungkinan korupsi artinya bahaya…

“Bahaya kalau pembangkit listrik itu bisa dipake..nanti PLN keabisan pemasukan”,… “Bahaya kalau alat bantu pendidikan interaktif bisa dipake di sekolah-sekolah, nanti percetakan bangkrut, kepala sekolah ga bisa nilep duit buku”… Terlalu banyak kepentingan…

Padahal, kalau saja penemuan pak Ahmad ini dimiliki negara lain…. Negara itu bisa kaya raya….

Orang yang dikatakan paling bodoh itu adalah dia yang ga bisa menyusun prioritas dengan benar…

Advertisements

ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s