Liburan lebaran kami memutuskan untuk pergi sekeluarga… Berkali-kali kami selalu mengatakan pada papa, “Ayolah kita liburan sekeluarga, mumpung masih bareng” (Maksudnya sebelum anak2nya berkeluarga, dan semuanya masih sehat)

Melihat foto-foto pulau Tidung, wah…luar biasa….kami membayangkan semua yang indah-indah…kapal Very yang membawa kami ke pulau, penginapan yang menyenangkan dengan AC dan handuk, kereta yang membawa kami berkeliling…

Kenyataannya?

  1. Kapal yang membawa kami seperti kapal angkutan yang membawa orang-orang yang dideportasi…
  2. Penginapan kami adalah rumah penduduk, di mana rumah yang seharusnya untuk 6 orang dipaksakan untuk 11 orang
  3. Kemana-mana kami harus naik sepeda atau jalan kaki
  4. Pemandangan bagus tidak didukung infrastruktur bagus

Namun dalam liburan kali ini, saya bersyukur buat pengalaman yang Tuhan percayakan kepada kami… Bertemu orang-orang baru, sahabat-sahabat baru yang luar biasa, pemandangan luar biasa, pengalaman baru lompat dari jembatan cinta (lain kali saya upload videonya)

Dan persahabatan dan pengalaman baru jauh lebih berharga daripada empat point yang saya sebutkan di atas

This slideshow requires JavaScript.

 

Advertisements